Sebuah perusahaan fotografi dan multimedia yang bernama Milk Studios mengajukan gugatan hukum terhadap Samsung
awal pekan ini. Milk Studios mengklaim perusahaan teknologi asal Korea
Selatan itu telah melanggar merek dagang dengan nama layanan musik
streaming yang dibuatnya.
Diajukan di Pengadilan Distrik AS Distrik Selatan New York, Milk Studios mengatakan bahwa Samsung secara "sengaja, sangat sengaja dan sadar" menggunakan nama "Milk" untuk menamakan layanan musik yang Samsung baru luncurkan, yang disebut Milk Music. Milk Music yang diluncurkan musim semi lalu untuk sementara hadir untuk pengguna seri Galaxy.
Dilansir dari 9to5google, Milk Studios telah beroperasi diLos Angeles dan New York selama lebih dari 15 tahun. Pengajuan gugatan ini tidak menentukan nilai gugatannya, namun tentu berpengaruh dengan referensi hubungan kerja sebelumnya dengan Samsung. Milk Studios pernah bekerja sama dengan Samsung pada tahun 2006 dan telah berkolaborasi untuk beberapa proyek multimedia sekitar 20 kali.
Milk Studio meminta Samsung untuk berhenti menggunakan nama Milk, sejak Maret 2014 ketika awal meluncurkan layanan musik streaming, tapi lima bulan kemudian Samsung menolak untuk melakukannya. Dan tetap menggunakan nama Milk Music.
Samsung belum memberikan komentar terkait gugatan hukum yang menimpanya. (Nariswari)
Sumber
Sumber
Diajukan di Pengadilan Distrik AS Distrik Selatan New York, Milk Studios mengatakan bahwa Samsung secara "sengaja, sangat sengaja dan sadar" menggunakan nama "Milk" untuk menamakan layanan musik yang Samsung baru luncurkan, yang disebut Milk Music. Milk Music yang diluncurkan musim semi lalu untuk sementara hadir untuk pengguna seri Galaxy.
Dilansir dari 9to5google, Milk Studios telah beroperasi diLos Angeles dan New York selama lebih dari 15 tahun. Pengajuan gugatan ini tidak menentukan nilai gugatannya, namun tentu berpengaruh dengan referensi hubungan kerja sebelumnya dengan Samsung. Milk Studios pernah bekerja sama dengan Samsung pada tahun 2006 dan telah berkolaborasi untuk beberapa proyek multimedia sekitar 20 kali.
Milk Studio meminta Samsung untuk berhenti menggunakan nama Milk, sejak Maret 2014 ketika awal meluncurkan layanan musik streaming, tapi lima bulan kemudian Samsung menolak untuk melakukannya. Dan tetap menggunakan nama Milk Music.
Samsung belum memberikan komentar terkait gugatan hukum yang menimpanya. (Nariswari)
Sumber
Sumber

Posting Komentar